Ini tentang Kembali ke Jogja

Akhirnya kesampaian juga kembali ke Jogjakarta, kota penuh kenangan. Kalau tidak nekat, pasti belum tentu sempat. Niat awal menggunakan pesawat pas lagi ada promo tiket murah, eh belum ada dua minggu dapat kabar duka, maskapai ditutup! Tapi, demi niat apapun harus dituntaskan.. *tsah* Dan akhirnya kan sampai juga dengan cara lain, kereta api.

Dijemput teman saya yang paling cantik baik sedunia di stasiun. Sempat pangling karena dia tampak kurusan *harusnya ini ngga usah diposting kalo saya masih pingin bernapas sampe esok* dan tampak feminin. Mungkin, karena udah punya pacar ya jadi dandan pun tidak akan mubazir, hihihi… sampai mengantar ke penginapan di belakang jalan Malioboro, penginapan ini atas rekomendasi esge @sugiyanta yang ternyata sangat recommended untuk bekpeker berbudjet terbatas seperti sayah..  😀

Mengawali malam menyempatkan ke sekaten yaitu semacam pasar malam akbar dalam rangka memperingati perayaan Tahun Baru Islam sampai Maulid Nabi Muhammad SAW. Dan menyempatkan naik wahana “ombak banyu”. Ini karena dipaksa dua teman saya, sebelumnya saya berpikir cuma mau ambil foto-foto dalam suasana sekaten. Tapi, mereka berhasil membujuk rayu. Baiklah. *karena nggak sempet foto ombak banyu jadi foto jajanan khas pasar malam aja ya*

Continue reading →

Advertisements