Lombok : Wisata Alam dan Kuliner

Setelah puas lahir dan batin di Gili Trawangan kami memutuskan untuk muter-muter di Lombok. Masih ada sisa waktu dua hari satu malam sebelum kembali ke Jakarta. Sayang, kalau perjalanan kali ini hanya dihabiskan di Gili Trawangan. Pulaunya kecil seharian kita tempuh dengan sepeda juga bisa terlewati semua. Sedangkan Lombok juga terkenal dengan keindahannya wisata alam dan kulinernya yang mengundang selera.

Setelah selesai menghabiskan sarapan dengan menu Indonesia (yaitu nasi goreng) di hari kedua kami kembali ke kamar untuk packing kembali ke Lombok. Kami mengontak lagi nakhoda speedboat dan sopir mobil sewaan sebelumnya. Mungkin karena masih cukup pagi jadi mereka belum tersadar dari mimpi. Jadi, perjalanan kami terpaksa mundur beberapa menit dari rencana semula.

Continue reading →

Surga Pulau Belitung

Setelah “meledaknya” novel Laskar Pelangi yang merupakan karya penduduk asli Belitung, Andrea Hirata pulau Belitung ikut populer juga sebagai destinasi wisata. Saya termasuk yang penasaran dengan destinasi wisata yang tergambar dalam novel tersebut. Karena saya juga termasuk pembaca tetralogi Laskar Pelangi.

Tidak berlebihan memang sang penulis menggambarkan keindahan tempat asalnya sebagai latar dalam cerita di novelnya karena kenyataannya pemandangan alam di Belitung memang sangat indah memanjakan mata.

Warna biru air laut yang terdiri dari berbagai macam gradasi seperti turquoise, cyan, azure, hijau dan lain-lain. Kemudian pantai berpasir putih yang dipenuhi oleh bebatuan granit yang konon berusia ratusan juta tahun.

Daripada saya terlalu banyak bercerita mendingan langsung dinikmati saja gambar-gambar keindahan Belitung yang sempat saya abadikan ketika berkesempatan ke sana. 😀

Continue reading →

Bulan Madu di Gili Trawangan

Honeymoon-nya sih udah 10 bulan yang lalu  bahkan sudah membuahkan hasil, janin berusia 9 bulan-an di perut istri saya tapi tidak apa ya baru diposting sekarang.

Beruntung dapat istri yang manutan, dia manut saja ketika diajak bulan madu ke pulau Nusa Tenggara Barat tepatnya Lombok. Tidak harus ke Maldives atau Paris. Tanpa perundingan atau bahkan perdebatan dalam menentukan destinasi kegiatan sakral itu. Hehehe.

Sehari setelah hari akad nikah. Matahari belum menyembul dari ufuk timur. Kokok ayam belum bersahut-sahutan. Dan adzan Subuh pun belum berkumandang saya dan istri sudah duduk manis di bangku belakang taksi yang mengantar kami ke bandara.

Penerbangan pagi jarang sekali delay, alhasil kami sampai di Lombok masih pagi buta. Ditambah perbedaan waktu. Makin pagi kami menghirup udara Lombok.

Kami berdua baru pertama kali ke Lombok. Tidak tahu arah keduanya. Beruntung ada kenalan yang bertugas dinas di sana. Sambil menikmati sarapan kami merundingkan rencana-rencana yang akan dilakukan di Lombok. Termasuk penginapan, transportasi, tempat wisata dan yang tidak kalah penting wisata kuliner.

Hari pertama kami langsung memutuskan menyeberang ke Gili Trawangan. Gili Trawangan merupakan pulau terbesar di antara Gili lainnya yaitu Gili Meno dan Gili Air (sayang kami tidak sempat berkunjung ke dua pulau itu). 
Continue reading →

Daftar Belanja untuk Si Buah Hati

Setelah pada postingan sebelumnya saya menceritakan antusiasme belanja keperluan si jabang bayi. Kali ini saya (dibantu istri) akan merangkum daftar yang sudah terbeli untuk keperluan bayi yang baru lahir. Mungkin, bisa dijadikan referensi juga untuk pasangan yang akan menyambut kehadiran buah hati yang pertama. Silakan disimak 🙂

Pakaian

image

Motifnya lucu-lucu

 

  • Bedong bayi merk Libby 4 buah
  • Bedong bayi beli meteran 3 meter jadi 1 lusin
  • Alas ompol beli meteran 2 meter jadi 8 buah
  • Popok bayi 1 lusin
  • Gurita bayi 1 lusin
  • Sarung tangan + sarung kaki merk Libby dan Carter 7 buah
  • Baju lengan pendek merk Libby 1/2 lusin
  • Baju tanpa lengan merk Libby 3 buah
  • Kaos dalam 4 buah
  • Setelan panjang merk Velvet 6 buah
  • Jumper merk Velvet 3 buah
  • Celana pop print merk Libby 1 lusin
  • Selimut topi merk Carter 1 buah
  • Jaket merk Circo 1 buah beli online
  • Topi bayi merk Carter 3 buah
  • Sapu tangan merk Carter 1 set isi 8 buah
  • Sepatu merk Carter 2 buah
  • 1 set baju formal untuk aqiqah warna putih merk Banana

Continue reading →

Sambil Menunggu Kelahirannya Sambil Belanja Perlengkapannya

Bahagia itu sambil menunggu kelahirannya sambil belanja-belanja perlengkapannya

Iya. Istri saya sekarang sedang hamil memasuki bulan ke sembilan. Padahal masih terekam jelas ekspresi kami berdua saat itu mengetahui hasil testpack di Minggu pagi. Tanggung jawab kami, khususnya saya bertambah satu. Di samping menjaga dan memberikan yang terbaik untuk istri beberapa minggu lagi bertambah untuk menjaga dan memberikan yang terbaik untuk buah hati kami. Anak kami.
Menuruti “mitos” yang berkembang di masyarakat saya dan istri mengerem keinginan untuk tidak berbelanja kebutuhan si bayi sebelum kandungan memasuki usia tujuh bulan. Meskipun, barang itu lucu banget. Keren banget. Dan tangan gatel banget untuk mengangkutnya ke kasir.
Hehehe. Bukannya gimana-gimana cuma menghormati orang lain dan menghindari omongan orang lain.

Continue reading →

Kue Kejutan Tengah Malam

Malam menjelang pergantian ke tanggal 13 September jam tidur saya dan istri seperti biasanya. Pukul 20.30 kami menuju kamar setelah nonton televisi sambil bercerita (biasanya) dengan ibu mertua tentang peristiwa sehari-hari.
Ngobrol sebentar di kasur sambil memijit-mijit punggungnya sampai kami pulas tanpa sadar. Kemudian, terbangun tepat pukul 00.15 dengan mata sedikit terbelalak. Istri memberi kejutan sebuah kue ulang tahun disertai lilin menandakan umur saya sekarang.

IMG_8544.JPG
“Selamat ulang tahun, yang.” Ucapnya sambil mencium tanganku. Yang kemudian kubalas dengan kecupan di kening, pipi, sampai bibir. 😀 Sambil mengaminkan doa-doa dan harapan yang terus dia ucapkan.
Pergantian usia kali ini benar-benar sangat istimewa. Sudah ada istri yang tiap malam menemani tidur. Masih mempunyai saudara, keluarga dan teman-teman yang ikut merayakan lewat ucapan. Juga kado pergantian usia kali ini yang lebih istimewa. Meskipun, harus menunggu 3 bulan-an lagi. 😀

Alhamdulillah

Dari Barelang Hingga Pulau Galang

Bye, Pelabuhan Sri Bintan

Ferry cepat yang mengantar kami mulai merapat ke dermaga Telaga Punggur di Batam setelah kurang lebih 45 menit perjalanan menyeberang dari pelabuhan Sri Bintan di Tanjungpinang. Badan sudah lumayan capek karena sebelumnya muter-muter di pulau Penyengat jadi saya melewatkan perjalanan di atas laut itu dengan tidur. Tidur di atas moda angkutan air bagaikan diayun-ayun. Makin lelaplah saya hingga tidak memedulikan film yang diputar di televisi di depan saya. Zzzz.

Langit mulai bersemu merah ketika mobil yang mengantar kami memasuki kota Batam. Tepatnya menuju kawasan Nagoya. Nagoya bisa disebut pusat keramaian di Batam. Nagoya menyediakan mulai dari aneka macam wisata kuliner sampai aneka barang kebutuhan lainnya seperti elektronik, jam tangan, parfum dan lain sebagainya dengan harga miring. Tetapi, pandai-pandailah memilih karena barang-barang yang ditawarkan bukan cuma yang original tapi bisa KW, KW Super, KW 1 atau bahkan replika. Continue reading →