[Tips] Sukses Berebut Tiket Mudik Lebaran

Setiap orang punya perbedaan pilihan moda transportasi untuk mudik menjelang Lebaran. Saya sejak belum berkeluarga lebih memilih menggunakan kereta api karena tempat tinggal saya tidak ada landasan pesawat komersial. Merasa lebih nyaman saja menggunakan moda transportasi beroda besi itu. Apalagi jika dibandingkan dengan bus atau mobil pribadi yang sama-sama lewat jalur darat.

Saya pernah pulang kampung menggunakan bus saat masih berstatus mahasiswa di Jogjakarta. Dan kapok karena waktu dibutuhkan bisa hampir 6 jam padahal jika menggunakan kereta api cuma 3,5 jam. Bakal berapa jam kalo saya mudik dari Bekasi ke rumah? Pun saya juga pernah mudik menggunakan mobil pribadi saat mudik bersama kakak yang sampe rumah menghabiskan waktu hampir 24 jam padahal normalnya cuma 9 jam-an.  Continue reading →

Advertisements

Daftar Belanja untuk Si Buah Hati

Setelah pada postingan sebelumnya saya menceritakan antusiasme belanja keperluan si jabang bayi. Kali ini saya (dibantu istri) akan merangkum daftar yang sudah terbeli untuk keperluan bayi yang baru lahir. Mungkin, bisa dijadikan referensi juga untuk pasangan yang akan menyambut kehadiran buah hati yang pertama. Silakan disimak 🙂

Pakaian

image

Motifnya lucu-lucu

 

  • Bedong bayi merk Libby 4 buah
  • Bedong bayi beli meteran 3 meter jadi 1 lusin
  • Alas ompol beli meteran 2 meter jadi 8 buah
  • Popok bayi 1 lusin
  • Gurita bayi 1 lusin
  • Sarung tangan + sarung kaki merk Libby dan Carter 7 buah
  • Baju lengan pendek merk Libby 1/2 lusin
  • Baju tanpa lengan merk Libby 3 buah
  • Kaos dalam 4 buah
  • Setelan panjang merk Velvet 6 buah
  • Jumper merk Velvet 3 buah
  • Celana pop print merk Libby 1 lusin
  • Selimut topi merk Carter 1 buah
  • Jaket merk Circo 1 buah beli online
  • Topi bayi merk Carter 3 buah
  • Sapu tangan merk Carter 1 set isi 8 buah
  • Sepatu merk Carter 2 buah
  • 1 set baju formal untuk aqiqah warna putih merk Banana

Continue reading →

Kopdar Pantai

Sedari kecil dan imut-imut  saya sudah diperkenalkan dengan pantai oleh orang tua saya. Pada hari Minggu kuturut ayah ke kota atau libur sekolah saya pasti diajak main ke pantai. Maklum, rumah dekat dari pesisir pantai. Jadi, tak perlu waktu berjam-jam jika ingin bermain ombak atau cuma sekedar mendengarkan suara debur ombak di laut lepas pantai selatan. Kebiasaan ini pun terbawa hingga dewasa saya terbiasa ke pantai untuk menjernihkan pikiran, teriak sepuasnya mengeluarkan unek-unek, atau hanya untuk sekedar menggalau *curhat mas?* Maka, ketika @kopdarjakarta mengadakan semacam lomba, “Tempat Kopi Darat Paling Seru Di Jakarta Menurut Gue!” Yang pertama terlintas di kepala adalah kopdar pantai!

Kepulauan Seribu khususnya pulau Pramuka merupakan wilayah DKI Jakarta kan? Kenapa pilihan jatuh pada pantai di Kepulauan Seribu? Karena pemandangan pantai di Kepulauan Seribu pasti jauh lebih indah jika dibandingkan dengan pantai di Ancol, misalnya. Selain itu terumbu karang di pulau Pramuka juga sudah terkenal keindahannya. Continue reading →

(Ngga Ribet) Memperpanjang SIM

Di suatu siang yang damai tiba-tiba rekan kantor depan kubikel heboh sendiri. Setelah ditanya ternyata dia lupa perpanjang surat izin mengemudinya. Kemudian saya jadi ikut heboh karena seingat saya salah satu SIM saya untuk-mengemudi-kendaraan-beroda-empat-tapi-beraninya-baru-cuma-nyetir-di-kampung-karena-di-Jakarta-banyak-bajaj-dan-metromini (alesyan) juga harus diperpanjang tahun ini. Setelah dicek ternyata benar! Sebagai orang yang disiplin saya merasa gagal saat itu juga. Prek.

Maka, liburan Idul Adha kemarin saya sengaja memperpanjang izin sehari untuk mengurusnya di samsat tempat tinggal. Sengaja saya dengan ditemani bapak dateng lebih awal biar nyampe ruang pendaftaran paling depan. Ternyata samsat baru buka pukul setengah 9 padahal kami sudah sampai dari jam 8. Begitu gerbang dibuka kerumunan orang macam sedang demo langsung merangsek masuk dan menuju loket pendaftaran. Di depan loket tinggal kita menyerahkan foto kopi SIM dan KTP yang masing-masing dua lembar. Lalu diberi kuitansi untuk membayar di bank yg sudah ditunjuk. Besaran biaya untuk SIM A 80 ribu dan SIM C 75 ribu. Masing-masing dalam mata uang rupiah. Kalopun kamu punya dollar nggak usah pamer dan tetap harus ditukarkan ke money changer. Apasih.
Continue reading →

Ngabuburit

Ada satu istilah lama yg terangkat lagi khususnya di bulan Ramadhan seperti sekarang ini yakni ngabuburit.
Kata yg kalo ngga salah berasal dari bahasa Sunda (maaf kalo salah) itu punya arti menghabiskan waktu di sore hari (maaf lagi kalo salah).
Paling tidak seperti itulah yg pernah aku dengar dan sesuai dengan analisis (ciyehh) juga. Kebanyakan orang yg bilang ngabuburit pasti pergi kemana untuk menghabiskan waktu biar tidak terasa lama.
Dalam bahasan kali ini aku akan menyoroti (bahasanya….) tempat ngabuburit favorit.
Di antaranya sebagai berikut :
1. Warnet, aku paling sering ngabuburit di sini. Tempat paling comfort untuk menunggu waktu yg lama. Tapi, sebenarnya tempat ini tidak efektif dan efisien.
Apa pasal? Selain relatif mahal dan harus mengeluarkan duit, informasi di Internet kadang tidak relevan dengan bulan ramadhan. Ngga mungkin donk di warnet cuma buka FS, MySpace, atau searching di google doank. Jadi, kusarankan jangan tiru kebiasaanku.
2. Mall, tempat ini biasanya sangat rame di kala jam 4an. Entah apa yg mereka cari. Padahal kalo pingin ditelisik lebih dalam, mall bukan tempat yg baik di bulan suci.
Tanya kenapa?
3. Toko buku, bagi para readers sejati pasti tempat ini paling favorit. Apalagi jika ada fasilitas book store yg baca gratis, ya minimal majalah.
Tapi, sisi buruknya di book store adalah capek. Gimana engga kalo buka puasa masih 2 jam dan kita ngabuburit di sana sebelum 2 jam itu dijamin bakal capek. Berdiri gitu loh.
Kebiasaan di toko buku kan ada kalimat, “dilarang baca sambil duduk.”
4. Game center, di bulan ramadhan game center juga biasanya sangat rame. Memang kebiasaan nge-game kadang bisa melupakan waktu. 3 jam di game center pun pasti ngga kerasa.
Apalagi, game center ini lebih relatif murah daripada warnet.
5. Bioskop, benar ngga ya menjemput waktu buka puasa di atas bangku berwarna merah atau biru dan sebuah layar lebar di depan mata?
Jawabnya pasti relatif, tergantung, depend on, bener, salah, ngga tahu. Kalo tergantung mungkin tergantung film yg ditonton. Film horror kan biasanya ga ada adegan “gimana”nya kan? Bisa jadi alternatif, hehe…

Sebenarnya ada cara lain untuk menghabiskan waktu dengan biaya relatif lebih murah, diantaranya :
1. Nonton tv sampe mata jereng. Hehe… Apalagi di bulan ramadhan ini pasti lebih banyak tema “sopan” bulan puasa. Tapi, kalo acaranya membosankan gimana? Seperti Eneng lagi Eneng lagi, atau Entong lagi Entong lagi…Busyet dah!
2. Nonton VCD/DVD, nonton film menarik berjam-jam juga biasanya bikin lupa waktu. Atau ngulang serial Tokyo LOve Story juga bisa lupa diri. Jangan-jangan malah kelewatan buka puasa dan udah menjelang imsyak, berabe deh, hehehehe…
Btw, pilih film yg “sopan” jangan film yg cuman satu warna aja alias, blue, hehehehe…
3. Dengerin lagu. Bisa lewat musicmatch, winamp, media player di komputer, atau mp3 player, ipod, walkman, discman. Cara ini cukup efektif juga mengusir kejenuhan.
Pilih lagu-lagu favorit yg bener-bener pingin didenger dan khususkan waktu itu cuman buat denger lagu, matiin ponsel, tutup pintu, hehe..
10 pilihan lagu kurang lebih 1 jam. Nah pilih aja 100 lagu bisa diitung kan berapa jam? Hehehe…
4. Baca buku. Setelah mondar mandir di book store dan membeli sebuah buku, baca di rumah/kost/kost temen/apartemen/dimanapun kamu berada.
Membaca ngga cuma ngisi waktu luang tapi juga nambah pengalaman dan pengetahuan. Karena membaca… (apaan sihh..)
5. Bantu ibu masak di dapur. Swear cara ini paling tidak ampuh. Aroma-aroma bumbu yg menyengat hidung bikin lidah juga pingin nyicip. So, jangan pilih yg ini.

Cara mahal dan relatif mahal di atas hanya beberapa alternatif pilihan untuk ngabuburit. Tentunya ada cara yg lebih baik daripada itu semua. Yakni :
Tadarusan dan perbanyak berserah diri pada Alloh SWT. Karena di bulan Ramadhan ini dijanjikan banyak berkah dan ampunan, serta pahala yg dilipatgandakan. Jadi, jangan menyia-nyiakan untuk hal yg kurang bermanfaat.
11 bulan lalu kan kita sudah bersenang-senang, jadi setidaknya di bulan suci ini lebih mendekatkan diri lagi. (Halah, kemasukan apa nih gua?)

Apapun cara mengisi waktu kalian di bulan Ramadhan ini semoga tetap yg bermanfaat dan tidak mengurangi ibadah kalian di bulan suci ini. Amiin.

kabbburrrrrrrrrrrrittt