[Tips] Sukses Berebut Tiket Mudik Lebaran

Setiap orang punya perbedaan pilihan moda transportasi untuk mudik menjelang Lebaran. Saya sejak belum berkeluarga lebih memilih menggunakan kereta api karena tempat tinggal saya tidak ada landasan pesawat komersial. Merasa lebih nyaman saja menggunakan moda transportasi beroda besi itu. Apalagi jika dibandingkan dengan bus atau mobil pribadi yang sama-sama lewat jalur darat.

Saya pernah pulang kampung menggunakan bus saat masih berstatus mahasiswa di Jogjakarta. Dan kapok karena waktu dibutuhkan bisa hampir 6 jam padahal jika menggunakan kereta api cuma 3,5 jam. Bakal berapa jam kalo saya mudik dari Bekasi ke rumah? Pun saya juga pernah mudik menggunakan mobil pribadi saat mudik bersama kakak yang sampe rumah menghabiskan waktu hampir 24 jam padahal normalnya cuma 9 jam-an. 

Ditambah sekarang saya sudah mempunyai keluarga sendiri, istri dan seorang anak yang masih batita. Tentunya pertimbangan kenyamanan jadi nomor paling atas saat hendak pulang kampung. Sempat sebelumnya pulang kampung ke Sukabumi, asal istri yang cuma 4-5 jam dengan menggunakan mobil. Esoknya anak rewel seharian. Mungkin karena badannya ngga merasa nyaman saat di mobil. Di dalam kereta kita bisa bebas berdiri atau jalan-jalan di gerbong. Mungkin anak bisa lebih nyaman. Semoga.

Lebaran sebentar lagi, calon penumpang menggunakan moda transportasi kereta api untuk mudik sudah diharuskan menyiapkan diri booking tiket dari H-90 atau 3 bulan sebelumnya. Sempat gaduh bulan kemarin celotehan calon penumpang yang tidak kebagian tiket. Menyalahkan sistem, menyalahkan agen tiket dan lain-lain. Saya juga tidak dapat tapi cuma pasrah dan menunggu adanya kereta tambahan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Iya. Membeli tiket kereta api sekarang tidak cuma lewat loket langsung di stasiun. Bisa lewat agen-agen resmi (yang sampe sekarang saya belum tahu keberadaan agen tersebut), minimarket, kantor pos, pegadaian, internet ataupun lewat aplikasi di smartphone. Saya lebih memilih membeli lewat internet atau aplikasi di smartphone karena saya orangnya kekinian banget. Simple-nya kita ngga harus berdesak-desakan di depan loket stasiun. Atau tidak perlu perlu keluar rumah kalo memesan menggunakan aplikasi di smartphone. Dan pesan tiket bisa sambil pake singlet dan boxer sambil leyeh-leyeh di tempat tidur juga bisa. :mrgreen:

Pilihan Aplikasi Pesan Tiket Kereta Api

Pilihan Aplikasi Pesan Tiket Kereta Api

Pagi buta tepat pada tanggal penjualan tiket tambahan saya sudah menyiapkan “amunisi” 3 gadget yang sudah dilengkapi beberapa aplikasi pesan tiket kereta. Salah satunya pinjam gadget istri. Tidur cepat dan pasang alarm agar bangun 30 menit sebelum waktu penjualan dimulai. Dan alhamdulillah akhirnya kebagian juga dan insya Allah bisa mudik lebaran di kampung 😀 Meskipun sempat pasrah lagi karena situs KAI nya mendadak error. Aplikasi mendadak loading mulu. Daripada ngomel-ngomel mending saya putuskan untuk tidur lagi. Dan mencoba keberuntungan lagi saat kebangun lagi. Yang ternyata benar-benar beruntung.

Berikut beberapa tips berburu tiket kereta api melalui aplikasi di smartphone versi saya

  • Tidur cepat. Tapi siapkan alarm untuk bangun 30 menit sebelum waktu penjualan dibuka. Karena kalau alarm disetting pada pas jam penjualan dipastikan kondisi belum stabil. Keleyengan;
  • Batere gadget terisi penuh. Karena kita tidak bisa memastikan apakah listrik dalam keadaan nyala saat jam 12 nanti, sedang batere gadget low. Kalau seperti itu, tidur aja lagi;
  • Install aplikasi pemesanan tiket yang paling banyak direkomendasikan saran saya, instal semua aplikasi yang di gambar atas;
  • Install juga aplikasi mobile banking untuk proses transaksi. Kebanyakan tiket hangus karena orang males ke ATM pagi buta. Sedangkan jangka waktu pembayaran tiket biasanya cuma 1-3 jam.

Kira-kira begitu tips sukses berebut tiket lebaran dari saya. Selamat mudik. Eh, masih lama ya. 😆

Advertisements

2 Comments

  1. pengalaman cari tiket rebutan ini memang penuh dengan perjuangan. koneksi dewa tidak menjamin karena emang jumlahya terbatas dan yang cari buanyak 😐 sampe di trit kaskus sempat ada anggapan kalau ada orang dalam yang bermain. duh.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s