Maaf, Anda Saya Mute!

Tuips (sebutan pengguna twitter yang merupakan terjemahan suka-suka dari tweeps) pasti sudah familiar dengan follow dan unfollow. Follow artinya kita mengikuti timeline seseorang dan unfollow artinya kita berhenti mengikuti update-an dari orang tersebut. Klik follow dan unfollow itu semudah membalikkan telapak tangan. Merasa suka dengan ocehan, racauan, atau berita dari seseorang tinggal klik follow. Sebaliknya, tidak tertarik lagi, klik unfollow. Gampang kan?
Masalah menjadi berbeda ketika kita merasa menjadi ‘wajib’ follow dia karena kita kenal dekat. Ketika tiba-tiba merasa ‘terganggu’ dengan tweetnya, kita tidak lagi mudah memutuskan ‘unfollow’ apalagi nanti kemudian dia berpikiran kita sudah tidak mau kenal dengannya lagi. Padahal, twitter kan bukan situs pertemanan berbeda dengan facebook. Gimana tidak terganggu kalau timeline disampahi dengan kuis yang mewajibkan diretweet dan keluh kesah pribadi?
Saya pun sering follow unfollow kemudian follow lagi seseorang yang tidak saya kenal tapi, saya tahu kerna mungkin dia ‘berpengaruh’ di twitter. Bisa jadi, dulunya dia RT abuser (selalu menjawab twit dengan RT), lalu pas saya tilik lagi ternyata sudah tidak RT abuser. Follow lagi, karena sudah telanjur ngefens. :p
Akhirnya, satu-satunya opsi yang saya pilih ‘mute’ yang artinya kita tetap following tetapi tidak nampak di timeline. Sayangnya, baru UberTwitter yang merupakan aplikasi khusus BlackBerry yang punya fasilitas keren itu. Lumayanlah. 😀

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements

One Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s